6 Orang Yang Diperbolehkan Tidak Puasa Ramadhan

6 Orang Yang Diperbolehkan Tidak Puasa Ramadhan

Puasa adalah ibadah yang wajib dijalankan oleh setiap muslim di bulan Ramadhan. Mereka yang berpuasa harus menahan lapar, haus dan hal lain yang membatalkan hingga waktu buka puasa sekitar kurang lebih 12 jam. Namun, ada beberapa kelompok orang yang tidak wajib berpuasa di bulan suci Ramadhan.

Orang yang diperbolehkan tidak puasa Ramadhan ini tentu mempertimbangkan syarat sah berpuasa hingga terkait kesehatan masing-masing orang. Jadi, Anda wajib tahu siapa saja yang tidak boleh puasa saat Ramadhan.

Orang Yang Diperbolehkan Tidak Puasa

Setiap umat muslim diwajibkan untuk berpuasa di bulan suci Ramadhan. Namun ada beberapa kelompok orang yang tidak wajib berpuasa. Berikut ini kelompok atau golongan orang yang dimaksud:

1. Orang sakit

Jika seseorang sakit atau memiliki kondisi kesehatan tertentu yang membuat puasa dapat membahayakan kesehatan mereka atau memperburuk kondisi mereka. Orang sakit yang berpuasa justru dapat memperlambat proses penyembuhan. Sehingga mereka diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Ini termasuk kondisi seperti diabetes, penyakit jantung, gangguan pencernaan, dan kondisi medis lainnya.

2. Lansia

Orang tua yang sangat tua atau yang lemah dan tidak mampu menahan lapar dan haus selama puasa, diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Mereka kemudian harus membayar fidyah (membayar kompensasi) atau mengganti puasa yang ditinggalkan.

3. Ibu hamil dan menyusui

Ibu hamil atau menyusui yang khawatir puasa dapat membahayakan kesehatan mereka sendiri atau bayi yang mereka kandung atau mereka susui, diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Namun, ibu hamil dan menyusui wajib mengganti puasa dan membayar fidyah ya.

4. Musafir

Orang yang tidak wajib berpuasa selanjutnya adalah Musafir. Musafir atau seseorang yang melakukan perjalanan jauh dengan jarak perjalanan lebih dari 89 km, mereka diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Karena khawatir bahwa puasa dapat menyulitkan atau membahayakan perjalanan. Namun, mereka harus mengganti puasa yang ditinggalkan tersebut di kemudian hari.

5. Orang haid

Wanita haid atau sedang nifas pasca melahirkan tidak wajib berpuasa di bulan Ramadhan. Karena salah satu syarat sah untuk puasa adalah wajib bersih atau suci dari haid dan nifas. Meski demikian, mereka mengganti di hari lain di luar bulan Ramadhan.

6. Orang gila

Berpuasa tidak diwajibkan bagi orang gila meskipun sudah dewasa. Karena orang gila tidak memiliki akal sehat dan normal. Orang gila yang berpuasa tentu tidak sah, karena salah satu syarat menjalan ibadah puasa adalah berakal sehat.

Nah, itu dia golongan orang yang tidak wajib berpuasa. Bagi Anda yang berhalangan puasa diberikan keringanan namun tetap harus mengganti dan membayar puasa di kemudian hari ya. (Aq/PRT)

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi semata, bukan merupakan nasihat medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan yang berkompeten untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Related article

Osteoporosis vs Osteoarthritis, Apa Bedanya?
21Nov

Osteoporosis vs Osteoarthritis, Apa Bedanya?

Pernah merasa nyeri sendi saat bangun tidur atau punggung terasa lebih bungkuk…

Cara Mengatasi Pengapuran Tulang Pada Lansia
20Nov

Cara Mengatasi Pengapuran Tulang Pada Lansia

Pengapuran tulang atau pembentukan osteofit adalah kondisi yang sering terjadi pada lansia.…

Jenis-Jenis Inkontinensia Urine dan Cara Membedakannya
29Okt

Jenis-Jenis Inkontinensia Urine dan Cara Membedakannya

Pernah merasa susah menahan buang air kecil? mungkin itu tanda-tanda Anda mengalami…