5 Aktivitas Fisik Yang Baik Untuk Lansia Saat Berpuasa

5 Aktivitas Fisik Yang Baik Untuk Lansia Saat Berpuasa

Meskipun berpuasa selama bulan Ramadhan, lansia masih dapat melakukan olahraga ringan atau sedang selama periode waktu yang sesuai, seperti pada pagi atau sore hari setelah berbuka puasa. Penting untuk memperhatikan kondisi fisik dan kesehatan individu serta mendengarkan tubuh mereka dengan baik. Adapun aktivitas fisik yang baik untuk lansia akan kita bahas berikut ini.

Manfaat Olahraga Untuk Lansia Saat Puasa

Olahraga memiliki banyak manfaat bagi lansia, terutama saat berpuasa selama bulan Ramadhan. Berikut adalah beberapa manfaat utama olahraga bagi lansia saat puasa:

  1. Dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan sirkulasi darah. Serta dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke pada lansia.
  2. Membantu lansia mempertahankan keseimbangan tubuh dan koordinasi gerakan, mengurangi risiko jatuh dan cedera.
  3. Meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas sehingga dapat mengurangi risiko osteoporosis dan kelemahan otot pada lansia.
  4. Meningkatkan kesehatan mental, meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas tidur.
  5. Meningkatkan kualitas hidup lansia, memberikan mereka lebih banyak energi dan kemandirian untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Jenis aktifitas yang Aman Untuk Lansia Saat Berpuasa

Berpuasa selama bulan Ramadhan adalah sebuah ibadah yang penting bagi umat Muslim, namun bagi lansia atau orang tua yang berpuasa, menjaga kesehatan dan kenyamanan menjadi faktor utama. Meskipun berpuasa, aktivitas fisik yang ringan masih bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan. Berikut adalah beberapa aktivitas fisik yang baik untuk lansia saat berpuasa:

1. Berjalan Kaki

fd2ZpOaHyisChFkMLX2NlKcPOtfoH9msbjpXtEdo

Berjalan kaki adalah aktivitas fisik yang ringan namun sangat bermanfaat bagi kesehatan. Lansia dapat memilih untuk berjalan kaki di dalam rumah, di sekitar lingkungan rumah, atau di tempat-tempat yang sejuk dan teduh di luar rumah saat cuaca tidak terlalu panas.

2. Senam Ringan

IeGRFlly5yHgDkiMqf7IGNEHdPJngoET5p42IB9L

Melakukan senam ringan seperti senam jari, senam kegel, atau gerakan-gerakan yoga sederhana dapat membantu menjaga fleksibilitas tubuh, meningkatkan sirkulasi darah, Meningkatkan kebugaran dan stamina. dan mengurangi kekakuan sendi.

3. Peregangan atau stretching

LkR1jATZlRj7UC4KVr22GvhCfiQpCuXtm59DjfbG

Peregangan atau stretching bisa dilakukan dengan melatih pernapasan, peregangan leher dengan memutar kepala perlahan. Selain itu, lansia juga bisa melakukan peregangan seperti mengangkat lengan dna merentangkan tangan dan mengangkat kaki satu per satu. Gerakan ini baik untuk meningkatkan mood dan energi.

4. Yoga

Yoga adalah aktivitas fisik yang dapat bermanfaat bagi lansia saat berpuasa. Ini adalah bentuk latihan yang ringan, dapat membantu meningkatkan fleksibilitas, kekuatan, dan keseimbangan, sambil memberikan rasa relaksasi dan ketenangan.

5. Kardio

Berolahraga kardiovaskular atau cardio adalah bagian penting dari gaya hidup sehat bagi lansia, meskipun mereka sedang berpuasa. Aktivitas kardio membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan sirkulasi darah, dan meningkatkan stamina. Namun, penting untuk memilih jenis olahraga kardio yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan kenyamanan lansia saat berpuasa. 

Meskipun aktivitas fisik di atas tergolong ringan bagi lansia, penting untuk memperhatikan kondisi kesehatan dan batasan fisik masing-masing lansia. Konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis terlebih dahulu sebelum memulai program aktivitas fisik apapun, terutama saat menjalani puasa. 

Demi menunjang kenyamanan saat melakukan aktivitas fisik, Lansia membutuhkan popok dewasa berdaya serap tinggi dan lembut seperti Parenty. Parenty memiliki ukuran M, L, XL dengan dua tipe yakni popok dewasa perekat dan celana yang bisa dibeli secara offline dan online ya. (Aq/PRT)

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi semata, bukan merupakan nasihat medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan yang berkompeten untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Related article

Osteoporosis vs Osteoarthritis, Apa Bedanya?
21Nov

Osteoporosis vs Osteoarthritis, Apa Bedanya?

Pernah merasa nyeri sendi saat bangun tidur atau punggung terasa lebih bungkuk…

Cara Mengatasi Pengapuran Tulang Pada Lansia
20Nov

Cara Mengatasi Pengapuran Tulang Pada Lansia

Pengapuran tulang atau pembentukan osteofit adalah kondisi yang sering terjadi pada lansia.…

Jenis-Jenis Inkontinensia Urine dan Cara Membedakannya
29Okt

Jenis-Jenis Inkontinensia Urine dan Cara Membedakannya

Pernah merasa susah menahan buang air kecil? mungkin itu tanda-tanda Anda mengalami…